post pertama ini mengenai profil si penulis. hmmm ya sekarang saya kelas 11 ipa 4 di SMAN 14 Jakarta. Disekolah itu saya mendapatkan pelajaran hidup baru, dari ilmu, teman, dan organisasi. Disana pula saya mengikuti ekskul jepang, mengapa memilih itu? karena saya ingin menambah pengetahuan bahasa jepang. saya berobsesi ingin S2 di luar negeri. makanya saya mencoba belajar berbagai bahasa, yaa walaupun cuma sedikit-sedikit.
pernahkah anda jenuh?
yaa mungkin setiap manusia pasti pernah mengalami rasa itu. apalagi seperti saya yang setiap hari bertemu fisika,kimia,matematika, biologi. pulang sekolah harus les lagi ketemu pelajaran itu lagi, sampai rumah pun harus membuka buku itu lagi, mungkin lebih dari 50% aktivitas saya dengan memegang buku. belum lagi ditambah dengan kegiatan organisasi dan amanah yang dipegang. tidak sedikit anak yang merasa seperti ini bukan?
bagaimana cara menghilangkannya?
cara menghilangkan kejenuhan menurut pengalaman saya yaitu
yang pertama ingatlah kepada Allah, ketika berada di titik itu, igstifar, shalat dan baca al-Quran membuat hati menjadi tenang. Ingatlah bahwa kamu mempunyai sesuatu yang abadi yaitu Tuhan.
yang kedua adalah lakukanlah aktivitas yang kamu sukai, istirahatlah dengan aktivitas sehari-hari yang membuat anda jenuh. sejenak lupakan semua kegiatan anda dan buatlah diri anda menjadi senang.
yang ketiga ingat lah dengan mimpi-mimpi yang kamu inginkan, karena apa yang kamu lakukan sekarang merupakan usaha untuk menggapai mimpimu itu. seperti ingin membahagiakan orang tua, mendapat beasiswa keluar negri, keliling dunia, ya itu mimpiku yang sangat ingin aku wujudkan. dengan mengingat semua itu aku merasa mendapat semangat baru dalam belajar. seperti pepatah, bersakit sakit dahulu bersenang-senang kemudian.
yang ketiga sadar akan manfaat apa yang kamu dapat ketika melakukannya. jika kamu sadar mungkin kamu akan lebih mengerti mengapa kamu harus melakukan itu semua.
itu cara saya dalam menghadapi kejenuhan dalam aktivitas sehari hari. di sekolah ada yang namanya mentoring dimana disana kita mendapatkan tambahan pengetahuan agama yang diberikan oleh kakak kelas ataupun alumni. disana pula kita dapat sharing satu sama lain. kami merasa sangat menjadi satu keluarga. dan itu adalah keluarga keduaku.
mendapat keluarga baru seperti mereka adalah angugerah yang indah yang diberikan oleh Allah.
ya sekian cerita cerita tentang si penulis :)
wasalamualaikum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar